Throwback atau flashback aku rasa penting buat introspeksi diri sendiri, inget-inget sama hal yang pernah kita lakuin ke diri sendiri maupun orang lain. Dari situ juga kita  –seharusnya-bisa mengambil pelajaran. 

Jadi pijakan kita mempertimbangkan langkah kita kedepan, demi keselarasan hidup yang gak hanya kita inginkan tapi juga orang-orang disekitar kita, yang sayang dengan kita.

 Throwback itu bukan melulu harus bikin kita galau, harus hal-hal yang sedih yang  kita lihat balik ke belakang. Hal-hal bahagia yang pernah kita lewatin juga bagus kita lihat kembali, sebagai rasa syukur sama hal yang udah kita punya/rasain selama hidup.

Menurut saya gak ada salahnya untuk kita flashback atau throwback (terserah pembaca mau pakai kosa kata yang mana ✌)

Semoga banyak hal-hal yang bisa kita koreksi, kita syukuri, kita ambil pelajaran dari hal-hal masa lalu kita agar kehidupan yang lebih baik. Terima kasih, untuk semua orang-orang yang pernah ada di perjalanan hidup saya. For the good and the bad things you did, terima kasih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s